Cantik dan Memesona dengan Perawatan Tradisional Khas Putri Keraton

Edulobo – Pesona dan kecantikan putri keraton bukan sekadar mitos turun temurun. Perempuan Indonesia sejak zaman dahulu sudah rajin melakukan perawatan kulit menggunakan bahan-bahan alami. Beberapa di antaranya bahkan menjadi dasar pembuatan produk skincare yang beredar di pasaran.

Ingin tampil mengesankan bak putri keraton? Berikut beberapa perawatan tradisional yang bisa dipraktekkan sendiri di rumah.

Perempuan Indonesia

  • Merias wajah dengan kepompong emas

Dikutip dari laman website Tempo, lima putri Sultan Raja Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, memakai kosmetik yang terbuat dari kepompong emas (golden cocoon). Bahan ini diketahui mempunyai kandungan antioksidan dan brightening yang mampu mencerahkan kulit, menjaga keremajaan kulit, dan memberikan nutrisi yang menyehatkan. Kepompong emas sendiri merupakan kepompong kupu-kupu tricula yang awalnya dianggap sebagai hama. Dulu, penggunaan kepompong emas oleh putri keraton dilakukan dengan merebus dan menumbuk kepompong tersebut.

  • Luluran dengan rempah mangir

Pernah dengar lulur mangir? Lulur ini terbuat dengan bahan dasar rempah-rempah alami seperti Temugiring, Kemuning, Bengkuang, Kunyit, dan beras. Karena itulah lulur ini memiliki banyak khasiat untuk kecantikan kulit, mulai dari mengencangkan, menghaluskan kulit, hingga menghindari gatal-gatal pada kulit.Produk ini ternyata sudah sering dipakai para putri keraton untuk mandi sekaligus menjaga kecantikan kulit, seperti yang dituturkan putri tertua dalem Sri Susuhunan Paku Buwono XII, Gusti Kanjeng Ratu Alit. Di zaman modern seperti sekarang lulur mangir sudah diolah menjadi produk yang lebih praktis.

  • Merawat kulit wajah dengan masker rempah

Di tengah tren masker buah dan sayur, ada masker rempah yang sudah lama digunakan oleh para putri keraton untuk menjaga kecantikan dan kesehatan kulit wajah. Rempah khas Indonesia yang digunakan sebagai bahan-bahan utamanya dinilai mampu menghaluskan hingga menjaga kekenyalan kulit. Pada versi modern, masker rempah dipadukan dengan rumput laut, ketan hitam, dan teh hitam.

  • Minyak cem-ceman untuk memperindah rambut

Baru kali pertama mendengarnya? Minyak cem-ceman merupakan ramuan tradisional yang terdiri atas daun mangkokan, minyak kelapa, daun waru, bunga kenanga, melati, dan irisan pandan. Kandungannya dianggap mampu menyehatkan dan memberikan asupan nutrisi yang diperlukan rambut. Faktor ini pula yang membuat rambut putri keraton berkilau dan tumbuh sehat.

  • Segarkan tubuh dan hilangkan bau dengan air mawar

Sebelum ada sabun batangan, putri keraton memakai air mawar untuk menyegarkan tubuh sekaligus menghilangkan bau. Tak hanya wangi, air mawar membuat kulit mereka lebih lembut dan berkilau sepanjang hari. Selain itu, air mawar juga bisa digunakan sebagai campuran masker wajah. Hingga saat ini pun, air mawar masih dipakai sebagai bahan utama produk skincare.

Perawatan wajah rutin dengan buah pepaya

Bahan alami selanjutnya yang digunakan putri keraton untuk perawatan wajah adalah buah pepaya. Setelah ditumbuk hingga halus, buah pepaya lantas dioleskan secara merata sebagai masker. Tekstur halus dengan kandungan air yang tinggi membuat bahan ini cocok dijadikan masker karena mampu menghidrasi kulit sekaligus menyehatkannya.

Dari sekian bahan alami yang sudah disebutkan di atas, adakah yang membuat Anda tertarik untuk mencobanya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *