Ekonomi Dunia Kembali Normal pada Tahun 2022

Edulobo – Berdasar riset Ekonomist Intelligence perkembangan serta pemulihan ekonomi Negara dunia diprediksi pulih pada tahun 2022. Akan ada banyak sektor yang setidaknya diprediksi pulih dan siap meroket kembali. Meski masih ada tantangan yang nyata mulai dari siklus perubahan iklim dan perubahan pajak namun sektor usaha ini masih memungkinkan untuk mengikuti arus dan memperbaiki situasi yang sebelumnya sulit ini. Berikut sektor yang diprediksi kembali menguat oleh Fortune indonesia antara lain :

Fortune indonesia

1. Sektor otomotif

Ketika awal pandemic merebak sektor otomotif adalah sektor yang terkena dampak cukup besar akibat melemahnya ekonomi dan pemberlakukan social distancing. Namun hal ini mulai berubah dan berangsur membaik mengingat mulai dilonggarnya pembatasan social di beberapa Negara. Proyeksi pendapatan pada sektor otomotif untuk tahun depan akan meningkat sebesar 7,5% di 2022 mendatang.

2. Sektor ritel

Pandemi corona memang membuat sektor ritel ini terkeok – keok dan menghambat laju perputaran ekonomi. Untuk ritel sendiri meski masih terdampak cukup parah, namun di tahun depan sektor ini akan mulai membaik meski masih melambat di sekitar 3,3%. Namun jika dilihat kebelakang yakni perbandingan di tahun 2019 ke 2022 sektor ritel ini penjualannya jauh lebih baik.

3. Sektor energy

Energy adalah bagian terpenting mengingat menjadi penopang pergerakan suatu ekonomi. Sektor energy memang menjadi perhatian khusus pemerintah. Mengingat ekonomi melemah akibat corona dan pengeluaran masyarakat menjadi terhambat maka pemerintah mengucurkan dana cukup besar untuk menyuplay kebutuhan masyarakat yang ekonominya terdampak dengan memberikan insentif dan potongan harga. Namun karena pandemic mulai menurun membuat tahun 2022 sektor energy diprediksi surplus 2,2%.

4. Sektor perbankan

Ketika pandemic menyerang Indonesiaa bagian sektor perbankan memang juga terdampak cukup dalam. Asuransi adalah salah satu kategori dari sektor perbankan yang terkena dampak cukup parah. Karena corona banyak masyarakat berbondong – bonding mencairkan asset asuransi untuk mencukupi kebutuhan hidup dan akibat terkena phk. Namun seiring bertambahnya waktu, prosek perbankan kembali pulih dan perkiraan untuk tahun 2022 sektor perbankan akan surplus sekitar 2,2%.

5. Sektor kesehatan

Untuk sektor kesehatan karena menjadi garda depan dalam hal perawatan pasien juga menjadi sektor yang paling diperhatikan oleh pemerintah. Hal ini penting karena menyehatkan masyarakat adalah tugas utama dari sektor ini. Meski tantangan corona masih ada, sektor ini akan terus berbenah diri untuk siap siaga dan terus update perihal kasus corona. Kedepan yakni tahun 2022 sektor ini diprediksi tumbuh sekitar 4,1%.

6. Sektor telekomunikasi

Perkembangan teknologi memang harus diimbangi dengan broadband yang bagus. Hal ini karena sektor telekomunikasi membawahi berbagai vendor pelayanan terkemuka dalam hal pemenuhan telekomunikasi. Untuk sektor komunikasi sendiri pada tahun 2022 akan mengalami perbaikan dan tumbuh sekitar 4,1%. Di tahun depan juga ada beberapa vendor telekomunikasi yang mulai meluncurkan jaringan baru yakni 5G. dengan dimunculkannya jaringan baru dan cepat tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan nilai jual dan daya saing perekonomian digital.

7. Sektor pariwisata

Menjadi sektor paling terdampak dan cukup parah adalah yang dialami oleh sektor pariwisata. Memang ketika pada awal pandemic sektor ini dibabat habis dan banyak yang mengalami kendala financial yang mengakibatkan pemutusan hubungan kerja. Namun seiring bertambahnya waktu di prediksi sektor pariwisata akan kembali pulih seiring pembukaan perbatasan Negara dan dilonggarkannya penyekatan ppkm.

Inilah sektor yang diprediksi akan menguat di tahun depan. Semoga pandemic corona segera hilang. Agar seluruh sektor dan roda perekonomian kembali berjalan dengan lancar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *