Mengenal Jenis-jenis Tambal Gigi

Edulobo – Tambal gigi adalah prosedur medis yang dilakukan untuk mengisi gigi berlubang (karies) yang terjadi akibat pembentukan plak di gigi. Gigi yang bermasalah tersebut biasanya akan menimbulkan masalah seperti sakit yang tidak tertahankan serta rasa tidak nyaman pada saat makan maupun minum. Prosedur tambal ini juga harus memperhatikan kondisi pasien sendiri sehingga konsultasi dengan dokter gigi sangatlah diperlukan. Berikut ini adalah jenis-jenis tambal gigi yang perlu Anda ketahui sebelum melakukan tambal gigi:

jenis-jenis tambal gigi

1. Tambal gigi langsung

Tambalan langsung dibagi menjadi beberapa jenis lagi:

  • Amalgam

Amalgam adalah tambalan berwarna silver (abu-abu) yang sering digunakan pada zaman dahulu. Tambalan ini dikenal kuat dan tahan lama, biasanya digunakan di gigi belakang karena warnanya yang kurang estetik. Namun, sesuai dengan peraturan Kementerian Kesehatan RI, mulai tahun 2019, amalgam tidak boleh digunakan lagi karena mengandung merkuri yang dapat membahayakan tubuh.

  • Resin komposit

Resin komposit adalah bahan tambal gigi yang biasanya mengeras dengan cara disinari. Jenis ini juga disebut dengan tambal sinar atau tambal laser. Keuntungan tambalan ini adalah bersifat estetik, yaitu warnanya bisa bermacam-macam sehingga bisa disesuaikan dengan warna asli gigi dan sering digunakan untuk tambal gigi depan. Resin komposit juga cukup kuat dan mudah dibentuk.

  • Glass ionomer cement (GIC) / semen ionomer kaca

GIC ini merupakan tambalan langsung berwarna putih dan memiliki keuntungan dapat melepaskan fluoride ke dalam gigi sehingga dapat mencegah gigi berlubang kembali. Walaupun berwarna putih, tambalan GIC ini tidak bisa menampilkan warna yang terlalu sama dengan gigi. Kekurangannya adalah tidak tahan lama dibanding 2 jenis tambalan di atas sebelumnya.

Tambal gigi langsung biasanya dilakukan untuk kerusakan gigi yang belum terlalu besar. Tambalan gigi langsung ini juga bersifat permanen. Namun, tambalan permanen ini tidak selamanya bertahan dalam mulut. Menurut penelitian, rata-rata ketahanan tambalan amalgam adalah 20 tahun, resin komposit 10 tahun, dan GIC kurang lebih 5 tahun.

2. Tambal gigi tidak langsung

Tambalan jenis ini tidak bisa langsung jadi karena akan dibuat di laboratorium. Biasanya dilakukan untuk gigi yang kerusakannya sudah luas sehingga tidak kuat jika ditambal langsung. Tambal gigi tidak langsung ini bisa menutupi seluruh atau hanya sebagian permukaan gigi. Bahan yang digunakan biasanya logam, porselen, atau kombinasi keduanya. Jenis dan bahan yang tepat akan berbeda tergantung kasus dan harus dikonsultasikan dengan dokter gigi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *